Senin, 09 Juli 2018

Bahasa Pemograman COBOL


Kali ini saya akan akan menjelaskan tentang COBOL langsung ke pembahasan aja nih…

Pengetian COBOL (Common Business Oriented Language) adalah sebuah bahasa pemogramangenerasi ketiga. COBOL dirilis pada tahun 1960 oleh CODASYL (Conference On Data System Language) dan pada tahun 1968-1974 dikembangkan lagi oleh ANSI-COBOL (American National Standart Institute). Bahasa COBOL mempunyai fungsi untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan perdagangan, seperti system pengelolaan keuangan, laporan pengeluaran keuangan, laporan pengeluaran sebuah perusahaan dan lain-lain.  

Keuntungan bahasa COBOL adalah :
  • Program COBOL dibuat dalam instruksi Bahasa inggris sehingga lebih mudah dipelajari dan dibuat
  • Program COBOL sesuai untuk pengeloaan data ynag banyak diterapkan dalam masalah bisnis
  • Program COBOL sifatnya standart sehingga dapat digunakan pada computer-komputer yang berbeda tanpa ada perbedaan
  • Struktur program COBOL jelas sehingga dapat dimenegerti oleh orang yang hanya mempunyai pengetahuan pengolahan data yang sedikit
  • COBOL menyediakan fasilitas listing program
  • Mudah didokumentasikan dan dikembangkan bila perlu


Didalam COBOL terdapat kolom-kolom yang mampunyai fungsinya masing-masing, yaitu:
  • Kolom 1-6 : terdapat No. urut, sifatnya oprional(boleh dipakai/tidak)
  • Kolom 7 : hanya boleh karakter ( - )  Hypen = yang terdapat pada Area B ,( * ) Asterik = Hanya berupa komentar, ( / ) Slash =  hanya berupa komentar, untuk pindah halaman
  • Kolom 8-11 (area A) = Judul divisi, judul seksi, nama paragraph, level number 01 dan 77
  • Kolom 12-72 (Area B) = Source Program (untuk mengetikkan code program)
  • Kolom 73-80 = catatan dokumentasi, sifatnya oprional(boleh dipakai/tidak)

Dalam COBOL terdapat level number yaitu suatu nomor yang menunjukkan jenjang dari data item suatu record. Makin besar levelnya makin rendah jenjang tingkatannya
Macam-macam level number pada COBOL
  • Level number 01 untuk mengawali keterangan data record
  • Level number 02-49 untuk mengawali keterangan data item
  • Level number 66 untuk RENAMES
  • Level number 77 untuk mengawali data item yang berdiri sendiri
  • Level number 88 untuk mengawali suatu nama kondisi


Picture clause digunakan untuk menerangkan masing-masing data item yang digunakan mengenai ukuran dari field dan memberikan informasi apakah nilai data tersebt berbentuk numerik, alphabetic /alphanumeric serta menerangkan tentang nilai decimal juga tanda yang dikandungnya.

Macam-macam picture clause
  • Pic 9 untuk menyimpan nilai numerik, Contoh 77 Nilai PIC 9(6)
  • Pic A untuk menyimpan nilai alphabetic, Contoh 77 NAMA-MHS PIC A (20)
  • Pic X untuk menunjukkan alphanumeric pada field, Contoh 77 PIC X(5)


Macam-macam picture editing   
  • Pic editing Z menghilangkan angka 0 didepan agar tidak tercetak pada output. Contoh Pic Z(6)
  • Pic editing $ Menambahkan karakter $ didepan kata/angka pada output. Contoh Pic $Z(6)
  • Pic editing “-“ (minus) Menambah tanda minus pada posisi kiri pada output Jika data yang diberikan negative, jika positif akan digantikan dengan blank.

COBOL reserved word adalah kata yang telah didefiiskan yang mempunyai arti dan kegunaan tertentu dalam bahasa COBOL

User defined word adalah kata-kata yang dapat dibuat dan telah didefiniskan oleh programmer

Struktur program COBOL
  • IDENTIFICATION DIVISION sebagai identifikasi program COBOL terdapat Nama program, pembuat/author, tanggal
  • ENVIRONMENT DIVISION untuk memberikan indormasi peralatan yang digunakan dalam program, dibagi menjadi 2 section configuration section dan input-output section
  • DATA DIVISION untuk mendeskripsikan variable-variable dan jenis data yang digunakan dalam program COBOL terdapat file section, Working-strorage section, screen section, linkage section, report section
  • PROCEDURE DIVISION merupakan inti dari Bahasa pemograman COBOL karena didalamnya berisi instruksi-instruksi yang akan kita buat


Contoh program COBOL

MEMBUAT PROGRAM BIODATA DAN NILAI PADA COBOL


Dalam devisi ini menjelaskan tentang ID program yang akan buat, dan Menjelaskan peralatan yang akan dibutuhkan dalam program



Ini adalah devisi yang berguna untuk mendeklarasikan data input maupun output, tentang jenis data yang akan digunakan dan sifat data tersebut. Pada gambar diatas dibagi menjadi 2 section yaitu working-storage section yang berguna untuk tempat mendeklarasikan variable yang akan digunakan nanti, yang kedua adalah screen section berguna untuk mengatur bentuk format dari layar input maupun output. Pada working-storage section dideklarasikan 7 variabel yaitu, NAMA dengan tipe data alphabetic yang mempunyai panjang krakter 20, NPM dengan tipe data alphanumeric dengan panjang karakter sebanyak 8, KELAS dengan tipe data alphanumeric dengan panjang karakter sebanyak 5, JURUSAN dengan panjang karakter sebanyak 20, UTS dengan tipe data numeric dengan panjang karakter sebanyak 3, UAS dengan tipe data numeric dengan panjang karakter sebanyak 3, dan NILAI dengan tipe data editing untuk menghilangkan angka 0 didepan saat outputnya nanti.

Devisi ini merupakan devisi inti dariprogram cobol, dimana pada devisi ini berisi semua statement instruksi program yang dibuat. Dan MULAI untuk mengawali pembuata program. Sama seperti pada PASCAL
Bagian ini, akan menampilkan karakter ‘=========’,  ‘PROGRAM BIODATA SEDERHANA’,  ‘MASUKKAN NAMA ANDA : ‘, ‘'MASUKKAN NPM ANDA : ', 'MASUKKAN KELAS ANDA : ', 'MASUKKAN KELAS ANDA : ', 'MASUKKAN JURUSAN ANDA : ', 'MASUKKAN NILAI UTS : ', 'MASUKKAN NILAI UAS : ’, program akan menerima inputan dari user dengan ACCEPT NAMA, ACCEPT NPM, ACCEPT KELAS, ACCEPT JURUSAN, ACCEPT UTS,  ACCEPT UAS. Yang nantinya variable tersebut akan ditampung inputan berupa NAMA, NPM, KELAS, JURUSAN, UTS, UAS.
COMPUTE NILAI = (UTS * 0.7) + (UAS * 0.3). ini untuk menghitung nilai UTS dan UAS yang kita inputkan lalu hasil perhitungannya akan ditampung pada variable NILAI.
Yang terkakhir untuk menampilkan NAMA, NPM, KELAS, JURUSAN, NILAI. Yang sebelumnya sudah kita inputkan dibagian awal dengan ACCEPT, dan diakhiri dengan dengan STOP RUN. Untuk menghentikan program.

Outputnya :



referensi :
https://zikriimam.wordpress.com/2009/12/19/picture-clause-dan-editing-pada-cobol/
http://uzi-online.blogspot.com/2010/10/program-sederhana-cobol.html
http://rangga-dwid.blogspot.com/2010/11/struktur-program-cobol.html
https://id.wikipedia.org/wiki/COBOL

Minggu, 08 Juli 2018

Pre-Order Playstation Store


Pre order bagi yang ingin game megaman X legacy collection dengan harga Rp. 533.000, dan diskon 10% jika mempunyai member PS Plus. Game ini rilis pada tanggal 25 juli 2018 nanti ini. Game ini merupakan remaster dari game megaman X seri sebelumnya.  Jadi kalian yang ingin memainkan game ini segera beli di Playststion store. jangan sampai ketinggalan. Terimakasih telat berkunjung.




Sebenarnya masih banyak pre-order lainnya jika ingin melhat dan membelinya langsung berkunjung ke situs resmi playstasion store.

Review Game Crash Bandicoot N.Sane Trilogy


Kali ini saya akan membahas sebuah game jaman dulu yang telah diremaster yaitu crash bandicoot n sane trilogy. Game ini dibuat tahun 1996-1998 yang dibuat oleh naughty dog, game ini adalah game action platformer 3D. Pencinta game ini pastinya sangat senang dengan remaster game ini yang ditangani oleh visions apalagi game ini dihadirkan di console ps4 . Game ini juga ada diconsole ps1 dan ps2 dengan banyak judul diantara crash bandicoot 1,2,3 kemudian ada crash bandicoot the wrath of cortex, crash bandicoot twinsanity, kemudian crash mind over mutant dan masih banyak lagi.

Awal pertama kali saya bermain game ini saya sangat senang dan kagum melihat kualitas visual yang sangat bagus dan masih memepertahakan kan gameplay dips1. Saya juga membedakan gameplay di ps1 dan di ps4 karena tingkat kesulitan yang sangat berbeda jauh. Menghadirkan auto save jadi tidak khawatir jika listrik tiba-tiba padam karena kita belum mensave game. Kekurangan yang saya dapat game ini adlah terlalu banyak layar loading.
Demikian review yang dapat saya share. Jika ada kekurangan atau pun kelebihanya mohon maaf, sekian terimakasih.  

Ini gambar gameplay dari Crash Bandicoot N.Sane Trilogy 











Rabu, 30 Mei 2018

REVIEW E-BOOK IT SERVICE MANAGEMENT


Hai… kali ini saya ingin share tentang sebuah buku IT SERVICE MANAGEMENT


Buku ini ditulis oleh berbagai orang yang terkenal dalam bidangnya, yaitu Ernest Brewster yang memiliki pelangalaman lebih dari 30 tahun dibidang IT, sebagai manajer senior dalam berbagai organisasi sekotr public selama 20 tahun, dan menjadi kepala bagian TI di Fife Council yang menghubungkan beberapa situs secara terpisah. Dia juga menjuarai manajemen layanan ITIL dengan catatan penerapan praktik terbaik berbasis ITIL yang kompleks, ahli dalam pengembangan strategi, program dan manajemen proyek, rekayasa ulang proses bisnis dan pengadaan public, lalu ada Richard Griffiths, seorang ahli manajemen layanan yang berpengalaman dan telah bekerja sebagai praktisi dan konsultan dalam semua aspek ITIL di seluruh dunia serta menjalankan banyak program foundation untuk menyesuaikan tulisannya dengan audiens calon potensial dengan menggunakan pengetahuan yang telah ia kumpulkan selama sepuluh tahun. juga aidan lewis seorang otoritas independen termuka didunia yang menjuarai banyak perlombaan. Tahun 1999 sampai 2007 dia adalah CEO itSMF UK and International, mengawasi keanggotaan yang fenomenal dan pertumbuhan pendapatan, dan menyebarkan SM gospel secara global dan memimpin dewan program penyegaran ITIL V3 dan berpartisipasi untuk meningkatkan standar professional. Ada juga John Sansbury seorang praktisi manjemen layanan, seorang konsultan, menjadi pemeriksa ITIL dan seorang pelatih. dia juga belajar berdagang dari Philips dan London electricity, dia membantu menerapka manjemen kapasitas.

Didalam buku ini terdapat banyak bahasan mengenai manajemen layanan IT diantaranya :
  • Pembahasan tentang pengertian manajemen layanan yaitu ITIL(Information Technology Infrastructure Library)
  • Siklus hidup layanan
  • Proses dan fungsi
  • Pengukuran, metric dan siklus deming


Oke langsung masuk pembahasan aja nih…



Pengetian ITIL adalah Information Technology Infrastructure Library atau perpustakaan teknologi informasi infrastruktur adalah “suatu konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur, pengembangan, serta teknologi informasi.” ITIL berupa sebuah catatan dalam buku yang pembahasannya bebeda-beda sesuai topic yang ingin diambil oleh penulis tetapi masih mencakup pengelolaan TI. ITIL dikembangkan sejak tahun 1980, tetapi penggunaan ITIL dimulai tahun 1990-an dengan ITIL v2 buku yang paling terkenal dari spesifikasi kedua ini adalah Service Delivery (Antar Layanan) dan Service Support (Dukungan Layanan). Lalu pada tanggal 30 juni 2007, OGC(Office of Government Commerce) menerbitkan ITIL v3 yang terdiri dari lima bagian dan lebih menekankan pada pengelolaan siklus hidup layanan yang disediakan oleh teknologi informasi. Kelima bagian tersebut terdiri dari : Service Strategy, Service Design, Service Transition, Service Operation, Continual Service Improvement.

Itil memfokuskan pada pendefinisikan fungsi, operasional dan itribut organisasi yang diperlukan agar manjemen operasional dapat teroptimasi dengan baik, optimasi ini dibagi menjadi 2 kategori dalam pengelolaan aktivitas TI didalam perusahaan yaitu service support management dan service delivery management 

Untuk mengetahui perbedaan antara itil v2 dengan itil v3 pembahasannya ada dibawah nih…
Jadi itil v3 dibuat berdasrkan konsep keunggulan operasinal dari itil v2 dan meningkatkan manajemen layanan.



Gambar diatas menunjukkan perbedaan dan penambahan pada ITIL v2 dan v3

Perbedaan utamanya dari ITIL v2 dan v3(saya akan menyebut ITIL v2 dahulu setelah simbol “=” ITIL v3)
  • berorientasi pada proses = berorintasi pada layanan
  • memberikan sedikit bantuan kepada orang dalam memahami manfaat dari manajemen layanan = mendefinisikan peran dan tanggung jawab dan peran komunikasi diseluruh siklus hidup
  • bertujuan terhadap pernyataan “Apa” = mengurus pernyataan “Bagaimana”
  • berfokus disekitar dukungan dan pengriman layanan IT = berfokus pada siklus hidup layanan dalam seluruh perusahaan IT

kesimpulan itil v3 menawarkan kerangka kerja untuk menyatukan dan mengintegrasikan sebuah organisasi dalam bekerja sama untuk suatu penelitian terbaru dan teori manajemen yang menggabungkan pandangan tentang manajemen layanan yang stategis, inovatif dan terintegritas.

metode yang digunakan dalam menajemen layanan, yaitu:
  • Total Quality Management (TQM)

Suatu stategi dalam manajemen untuk menanankan kedasaran kualitas pada semua proses dalam organisasi
  • Six Sigma

Suatu alat manajemen baru yang menggantikan TQM mengutamakan pengendalian kualitas dalam mendalami suatu produk perusahaan secara keseluruhan agar perusahaan tersebut tidak merugi. Seperti menghilangkn biaya, menghilangkan cacat pada produk, mempercepat pembuatan produk yang dibuat dalam perusahaan.
  • Business Process Management (BPM)

Suatu merode untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi bisnis untuk mencapai inovasi baru, fleksibilitas dan integrasi dengan teknologi
  • Capability Maturity Model Integration (CMMI)

Suatu perbaikan proses yang memberikan unsur penting dalam suatu keefektifan proses bagi organisasi.

Sekarang kita masuk ke pembahasan tentang bisnis

saya akan memberikan sebuah contoh yaitu tiket bioskop. Jaman sekarang kita dipermudah karena, setiap orang mayoritas sudah memiliki handphone yang digunakan untuk mempermudah komunikasi dan mencari informasi. Jika kita ingin menonton film disuatu bioskop kita dapat mengecek dalam sebuah web/situs resmi yang telah dibuat dari film apa yang ditayangkan kemudian jam film tersebut akan dimulai dan harga tiket disetiap bioskop. Apalagi ditambah dengan pembelian tiket secara online jadi kita tidak perlu mengantri untuk membeli tiket. Kita hanya perlu datang kebioskop lalu mencetak tiket yang telah kita beli. Hal ini tidak lepas dari perencaan suatu usaha untuk menarik pelanggan/konsumen untuk datang kebioskop dengan pelayanan serta fasilitas yang memuaskan bagi pelanggan. Pelanggan pasti akan mencari tempat yang nyaman bagi dia. Disini peran manajer sangat mempengaruhi usaha ini.

Ini link jika kalian ingin melihat cara pembelian tiket secara online melalui handphone

http://www.kusnendar.web.id/2016/07/cara-beli-tiket-bioskop-online-cinema-xxi-dan-21.html

Pembahasan selanjutnya tentang pengukuran, metric dan siklus deming





Pada tahun 1950, W. Edward Deming mengusulkan proses bisnis haruslah dianalisis dan diukur untuk mengidentifikasi sumber perbedaan(variasi) yang menyebabkan produk menyimpan dari persyaratan pelanggan dan merekomendasikan bahwa proses bisnis ini memiliki umpan balik yang berkelanjutan agar seorang manajer dapat mengidentifikasi dan mengubah bagian dari proses yang membutuhkan perbaikan.
Untuk mengilustasikan proses yang berkelanjutan, pada umumnya dikenal sebagai siklus PDCA yaitu:
PLAN : merancang suatu komponen proses bisnis untuk meningkatkan hasil
DO : Menerapkan rencana dan mengukur kinerja
CHECK : memberi penilaian pengukuran dan hasilnya dilaporkan kepada para pembuat keputusan
ACT : menentukan perubahan yang diperlukan untuk meningkatkan suatu proses
 
Kesimpulan
buku ini cukup bagus dan lengkap bagi pembaca yang ingin mengetahui lebih jauh tentang IT Service Management dan mempermudah pembaca dalam memahami prinsip-prinsip dari ITIL karena, buku ini ditulis dari orang-orang yang sudah berpengalaman dalam bidang manajemen.

Jika ada kekurangan dari pembahasan saya mohon maaf. buku ini sebenarnya menggunakan bahasa inggris tetapi saya mentranslate ke bahasa indoensia agar orang dapat memahaminya(bagi yang tidak bisa berbahasa inggris). Sekian… terimakasih.


Kamis, 19 April 2018

Salah satu kerangka kerja(Framework) yang dianggap dapat memberikan contoh penerapan ITSM

Kali ini saya ingin memberikan contoh sekaligus membahas tentang kerangka kerja(framework) yang dianggap dapat memberikan contoh penerapan ITSM, langsung masuk pembahasnya aja nih...

Pengertian ITSM yaitu suatu metode pengelolaan aktivitas teknologi yang memberikan layanan yang baik kepada user, tujuannya untuk mempermudah user, memperbaiki layanan yang masih menggunakan cara tradisional ke otomatisasi(computer) dan menghemat biaya dan waktu

kerangka kerja dalam ITSM ada banyak diantaranya, yaitu:
  • information Technology Infrastructure Library (ITIL)
  • Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT)
  • Software Maintenance Maturity Model
  • PRM-IT IBM's Process Reference Model for IT
  • Application Services Library (ASL)
  • Business Information Services Library (BISL)
  • Microsoft Operations Framework (MOF)
  • eSourcing Capability Model for Service Providers (eSCM-SP) dan eSourcing Capability Model for Client Organizations (eSCM-CL) dari ITSqc for Sourcing Management.

Banyak sekali kan, disini saya hanya membahas kerangka kerja MOF saja. Kita masuk ke-pengertian MOF terlebih dahulu

Pengertian Microsoft Operations Framework (MOF) yaitu salah satu contoh penerapan Information Technology Service Management (ITSM). MOF merupakan produk dari Microsoft. MOF terdiri dari best practice, prinsip, dan kegiatan yang memberikan panduan komprehensif untuk mencapai kehandalan untuk solusi dan layanan Teknologi Informasi (TI). berisi pertanyaan dan kegiatan yang dapat merumuskan penentuan kebutuhan organisasi agar organisasi berjalan efisien dan efektif di masa yang akan datang.

Dalam MOF ini tedapat beberapa versi yang sekarang sudah mencapai versi 4.0. perbedaan dengan versi sebelumnya yaitu 3.0 adalah
  • Menetapkan siklus yang lengkap untuk membuat keputusan untuk layanan TI, memiliki peta untuk membuat kuputusan, jenis kegiatan yang dilibatkan dalam penyediaan layanan TI dan kapan kegiatan harus terjadi
  • MSF ini membuat hubungan antara pengembang dan operasi terintegrigas dalam siklus hidup TI
  • Menyediakan cara yang jauh lebih baik untuk memperibangkan peran akuntabilitas disekluruh siklus
  • Terdapat tata kelola, manajemen resiko dan kebijakan serta kepatuhan dalam MOF 4.0
  • Materi jauh lebih ramping dan berfokus pada konsep-konsep penting

Tujuan dari MOF 4.0 ini adalah panduan yang praktis dalam memberikan konsep yang teapt dan komunitas secara terus menerus menegembangkan dan memperluas penerapan konsep ini melalui diskusi contoh dan bantuan pekerjaan

Keuntugan MOF 4.0 adalah
  • Mengurangi resiko
  • Dapat mengenali dampak yang akan terjadi dengan kebijakan yang ada
  • Mengantisipasi dampak dari bencana
  • Mencegah masalah kinerja
  • Dapat beradaptasi dengan kebutuhan bisnis baru

Setelah kita mengetahui perngertian, tujuan dan perbedaan MOF sekarang kita masuk ke contoh yaitu helpdesk.

Sebelum saya membahas lebih jauh, kita harus tau terlebih dahulu apa itu helpdesk.


Helpdesk pada dasarnya adalah “sebuah center point dimana masalah atau issue dilaporkan dan diatur secara terurut dan diorganisasikan. Dari perspektif umum,helpdesk merupakan bagian pelengkap dari sebuah fungsi pelayanan, dan bertanggung jawab sebagai sumber dari pemecahan masalah atau issue lainnya.” (http://www.help-desk-world.com/help-desk.htm). Jadi helpdesk ini berperan penting kepada front end dan back end dalam memberikan solusi dan memecahkan masalah yang berasal dari keluhan dan pertanyaan yang timbul dari pihak internal(organisasi) dan eksternal(pengguna/user) dalam menyediakan informasi.

Kelebihan helpdesk ini antara lain, yaitu:
  • Mengurangi biaya dan waktu
  • Meningkatkan efisiensi perusahaan
  • Dapat memberikan solusi/ pemecahan masalah dalam waktu singkat
  • Memberikan laporan kerja tentang perkembangan staff dan pimpinan dalam perusahaan/ organisasi

Untuk kekurangannya menurut saya adalah tidak semua orang dapat menjadi seorang helpdesk karena untuk menjadi seorang helpdesk dibutuhkan keahlian dalam memecah masalah-masalah yang timbul dari berbagai keluhan dan pertanyaan dari pengguna dan bertanggung jawab penuh kepada front end dan back end dalam menyediakan informasi bagi pengguna/user.  

Cara Kerja HelpDesk



Saya akan menjelaskan cara kerja dari helpdesk. Jadi cara kerjanya seperti ini
Seorang pengguna mengalami masalah dalam menggunakan sebuah system kemudian pengguna menyampaikan keluhan dan pertanyaan-pertanyaan kepada helpdesk setelah itu helpdesk menampung permasalahn tersebut dan langsung memproses masalah yang dialami oleh pengguna tersebut bersama dengan backend(spesialis) orang yang mengerti tentang system. Helpdesk akan berusaha mencari solusinya dan backend akan mengerjakan solusi dari helpdesk, jika dirasa belum memenuhi kepuasan pengguna maka akan dilakukan perbaikan terus menerus agar keluhan tersebut tidak terjadi lagi(ini disebut maintenance). Dan jika telah menemukan solusi maka backend akan mengupdate system tersebut dan pengguna akan mengupdate system yang telah diperbaharui itu.  Disini tugas helpdesk sangat penting karena bertanggung jawab kepada front end dan juga back end sebagai spesialis system

Untuk contohnya saya mempunyai video seperti ini


contoh ini menunjukkan bahwa seorang pengguna ingin semuanya otomatis tetapi pembuat aplikasi belum menerapkannya fitur yang diinginkan oleh pengguna tersebut dan setelah pengguna menyampaikan keluhannya maka pembuat aplikasi kemudian melakukan perbaikan agar pengguna nyaman dalam menggunakan aplikasinya(intinya sih seperti itu) 

Kesimpulannya
Helpdesk sangat membantu back end(specialis) dalam memecahkan masalah, helpdesk juga berperan penting dalam pengambilan keputusan bagi frontend dan backend serta bertanggung jawab penuh atas pertanyaan dan keluhan dari user dalam menggunakan sebuah aplikasi atau semacamnya.

Sumber :
http://mainhelpdesk.blogspot.co.id/2012/09/pengertian-helpdesk.html
https://en.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Operations_Framework
https://id.wikipedia.org/wiki/ITSM

tambahan: jika video tidak bisa buka copy url diatas, buka youtube lalu paste url. sekian terimakasih! 

Kamis, 29 Maret 2018

Menganalisa Pelayanan Publik Milik Pemerintah Terkait Layanan Manajemen Sistem Informasi

e-tiketing


Kali ini saya ingin menjelaskan tentang analisa pelayanan public milik pemerintah terkait mananjemen layanan informasi. Pelayanan publiknya yaitu e-ticket/ tiket elektronik.

          Saya sharing sedikit zaman dulu tahun90-an (kalo saya tidak salah) PT KAI, banyak orang yang kesehariannya ke tempat kerja harus rela berdesak-desakan untuk dapat naik kereta api sampai tempat tujuannya dan pt kai juga megalami kerugian yang sangat besar karena pada jaman dulu ada yang disebut calo tiket dia menjual tiket kereta api dengan harga tinggi karena pada zaman dulu jika kita ingin membeli tiket harus desak-desakan jika tidak ingin seperti itu maka harus membeli dari calo tetapi dengan harga tinggi, dan kereta pada zaman dahulu terdapat pedagang asongan yang masuk kedalam kereta ada juga pengemis dan lain-lain.

         maka dari itu PT KAI membuat terobosan dengan tiket elektronik yang bisa dimanfaatkan sekali pakai.  Tiket elektronik PT KAI ini hanya meminta Rp 10.000,- sebagai deposit tiket elektroniknya, di luar ongkos perjalanan yang dibebankan kepada para pelanggannya. Bila para penumpang telah sampai di stasiun tujuan akhirnya, deposit ini bisa diambil lagi dengan menyerahkan tiket elektroniknya di loket stasiun tujuan. Jadi para penumpang hanya membayar ongkos perjalanan mereka, tanpa harus membeli secara permanen tiket elektronik yang mereka pakai dalam perjalanan tersebut. Kecuali para komuter yang memanfaatkan pelayanan kereta api setiap hari untuk pulang pergi ke tempat kerja mereka. Keretanya pun diperbaharui semua dan orang tidak besedak-desakan sampai keluar gerbong atau ada yang duduk diatap kereta api, dan tidak ada pedagang asongan ataupun pengemis didalam kereta karena tidak diperbolehkan lagi.

            Sebenarnya masih banyak lagi kartu elektronik yang dipakai pada zaman sekarang dari kartu e-toll kemudian ada kartu flash yang dapat dgunakan untuk semua transportasi dari busway, kereta api, dan tol. Dan lain-lain.

Sebelum ke e-tiketing saya akan menjelaskan apa itu ITSM, ITSM adalah singkatan dari Information Technology Service Management atau dalam bahasa Indonesia adalah Manajemen Layanan “Sistem Informasi, ini adalah suatu metode pengolahan system teknologi informasi yang terpusat pada konsumen layanan terhadap bisnis perusahaan”.  ITSM ini mengutamakan proses ini terkait dengan kerangka kerja dan metode-metode yang akan digunakan. Kerangka kerja yang memberikan contoh dari ITSM ini adalah:

  • information Technology Infrastructure Library (ITIL)
suatu rangkaian konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur dan pengembangan sertaoperasi teknologi informasi
  • Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT)
COBIT sebuah sistem untuk mengaudit sistem informasi berdasarkan pengendalian yang dibuat oleh Information Systems Audit and Control Association(ISACA) dan IT Governance Institute (ITGI) pada tahun 1992

  • Software Maintenance Maturity Model
Ini adalah modifiksi suatu produk perangkat lunak setelah pengiriman untuk memperbaiki kesalahan dan meningkatkan kinerja

  • PRM-IT IBM's Process Reference Model for IT

  • Application Services Library (ASL)
ASL adalah kerangka kerja yang digunakan untuk suatu proses dalam aplikasi manajemen, disiplin, memproduksi dan memelihara sistem informasis dan aplikasi tersebut

  • Business Information Services Library (BISL)
Kerangka kerja ini menggambarka standart untuk proses manajemen informasis dalam stategi dan manajemen operasi tingkat
  • Microsoft Operations Framework (MOF)
Serangkaian panduan yang bertujuan membantu suatu teknoogi informasi professional dalam  menetapkan dan menerapkan layanan yang handal dan hemat biaya
 
metode yang digunakan dalam menajemen layanan sistem informasi
  • Total Quality Management (TQM)
Suatu stategi dalam manajemen untuk menanankan kedasaran kualitas pada semua proses dalam organisasi
  • Six Sigma
Suatu alat manajemen baru yang menggantikan TQM mengutamakan pengendalian kualitas dalam mendalami suatu produk perusahaan secara keseluruhan agar perusahaan tersebut tidak merugi. Seperti menghilangkn biaya, menghilangkan cacat pada produk, mempercepat pembuatan produk yang dibuat dalam perusahaan.
  • Business Process Management (BPM)
Suatu merode untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi bisnis untuk mencapai inovasi baru, fleksibilitas dan integrasi dengan teknologi
  • Capability Maturity Model Integration (CMMI)
Suatu perbaikan proses yang memberikan unsur penting dalam suatu keefektifan proses bagi organisasi.

Kenapa saya menjelaskan ITSM karena ini berkaitan dengan materi yang ingin saya sampaikan. Sekarang saya jelaskan e-tiketing,
e-tiketing adalah sebuah tiket dalam bentuk digital, tiket ini bermacam-macam ada yang untuk transportasi , hotel, bioskop dan lain-lain. Kenapa menggunakan e-tikekting? Karena, dengan e-ticketing dapat meminimalisir biaya dan memberikan kenyamanan. e-tiketing ini dapat diakses melalui internet, zaman sekarang banyak orang yang mempunyai hp(handphone) dan internet yang memadai. Dalam hal keamanan dapat dikatakan sudah baik karena sudah terintegrasi satu sama lain. Hal ini juga memudahkan dalam hal pencarian pesanan misalkan orang yang telah  memesan tiket dan orang tersebut ingin membatalkannnya maka hanya perlu mencari nama nya saja di sebuah computer dan menghemat biaya dan waktu. Jika menggunakan sebuah dokumen tertulis membutuhkan waktu yang sangat lama.

Kelebihannya
  • Menghemat biaya dan waktu
  • Keamanannya terjamin

Kelemahannya
  • Tidak semua orang paham dengan intenet
  • Memiliki pengetahuan yang minim tentang e-tiketing dan cara pemesannya

ini gambar untuk pemesanan tiket onlinenya


untuk flowchartnya seperti ini

Kaitannya dengan layanan manajemen system informasi adalah e-tiketing ini menggunakan kerangka kerja dari contoh ITSM yang ada dan metode-metode yang ada dalam menajemen layanan system informasi. Salah satu contohnya adalah menggunakan MOF(Microsoft Operations Framework) disini menerapkam layanan yang hemat biaya karena pada zaman dahulu menggunakan kertas dan sekarang menggunakan elektronik ticket yang mengurangi kerugian.

Kesimpulan & Saran

Kesimpulannya teknologi semakin berkembang dan semuanya teknologi lama akan terotomatisasi sesuai perkembangan jaman, jika dipaksakan menggunkan teknologi lama mungkin akan ketinggalan zaman dengan Negara-negara yang sudah memulai teknologi yang terotomatisasi. E-tiketing ini sangat diperlukan untuk menekan kerugian yang dialami PT. KAI pada zaman dahulu dan memperbaiki layanan transportasi yang dulunya buruk sekarang menjadi lebih rapi dan baik untuk menaikinya, dan ditahun 2018 ini pemerintah sedang melakukan jasa layanan transportasi untuk menekna jumlah kendaraan pribadi agar tehindar dari kemacetan dan polusi udara.

Saran dalam system keamanan agar lebih ditingkatkan dalam hal booking tiket untuk perjalanan jauh dan lainnya






Manajemen Layanan Sistem Informasi - Analisa Absensi Finger Print

Analisa Absen Finger Print


Latar Belakang
Pada awalnya banyak perusahan yang menggunakan system absen secara manual yaitu dengan menggunakan mesin absensi kartu. Lalu banyak karyawan yang melakukan kecurangan dengan menitipkan kartu absen mereka kepada teman untuk di absenkan sehingga perusahan menglami kerugian sehingga hadir alat absen baru yang menggunakan finger print atau sidik jari yang langsung terintegrasi dengan data karyawan di perushaan tersebut sehingga tingkat kecurangan berkurang.

Tujuan Analisa
Tujuan dari Analisa ini adalah
untuk mengurangi tingkat kecurangan yang dilakukan oleh karyawan
memudahkan perusahaan untuk melakukan system penggajian dan lain lain

Rumusan Masalah
Apakah system tersebut sudah efektif dalam mengurangi kecurangan karyawan dalam absensi ?
Apakah system ini memiliki system keamanan yang baik ?

PEMBAHASAN
Menurut pendapat kami framework yang digunakan pada absensi finger print adalah menggunakan layanan system informasi COBIT.
Control Objective for Information & Related Technology (COBIT) adalah sekumpulan dokumentasi yang dapat membantu auditor untuk mengurangi resiko bisnis dan kebutuhan control dalam masalah-masalah teknis IT.

Berikut ini Kerangka kerja dari COBIT
  • Control  Objectives

Tujuannya sebagai pengendalian tingkat tinggi yang terdiri dari 4 domain, yaitu :

  • planning & organization

dalam domain ini mengutamakan proses dan penyelarasan strategi TI, strategi perusahaan, untuk memberikan kontribusi makasimal terhadap pencapain tujuan bisnis.
  • Acquisition & Implementation

Berkaitan dengan implementasi dan integritas dalam proses bisnis yang meliputi perubahan dan perawatan yang dibutuhkan system yang sedang berjalan dan memastikan system tetap terjaga
  • Delivery & Support 

Mencakup keamanan system dan bantuan dalam pemenuhan proses data yang ada dalam sistem
Monitoring & Evaluation.
Mengontrol dan mengevaluasi system yang dipakai dalam suatu perusahaan
  • Audit Guidelines

Tujuannya sebagai pengendalian dalam memberikan saran perbaikan.
  • Management Guidelines

Tujuannya memberikan arahan yang spesifik


Selain itu ada juga metode yang digunakan manajemen layanan system informasi, yaitu :
  • Total Quality Management (TQM) Adalah suatu strageti manajemen untuk menanamkan kesadaran kualitas pada semua proses.
  • Six Sigma Adalah suatu alat manajemen baru yang digunakan untuk mengganti TQM, mengutamakan pengendalian kualitas.
  • Business Process Management (BPM) Adalah suatu metode pendekatan manajemen holistic untuk menigkatkan efektifitas dan efesiensi bisnis seiring dengan kaingin dan kebutuhan organisasi tersebut.
  • Capability Maturity Model Integration (CMMI) Adalah suatu proses perbaikan yang memberikan unsur-unsur penting yang efektif bagi organisasi.


Biometric adalah teknik yang dikembangkan berdasarkan keunikan dari mekanisme, fisik dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan tubuh makluk hidup seperti zat kimia yang dihasilkan (Physiological) serta prilaku masing-masing individu tersebut sehingga bisa dibedakan individu satu dengan yang lain. hal ini memungkinkan untuk mencegah pemalsuan identitas yang masih banyak dilakukan dengan adanya teknologi ini tigkat pemalsuan identitas dapat berkurang karena menggunakan sidik jari yang berbeda-beda. contohnya pada saat absen dengan menggunakan kertas dan menandatangani buku absen kita bisa saja menitipkannnya pada seseorang dengan mengikuti tanda tangan seseorang yang tidak hadir ini maka dibuatlah sebuah teknologi untuk menangani masalah ini yaitu dengan finger print(atau absen sidik jari). Teknologi ini sangat mudah untuk dipergunakan hanya menempelkan salah satu jari kita pada alat kemudian alat ini akan menscan sidik jari kita kemudian sidik jari ini akan tehubung dengan server yang menampung semua data DNA sidik jari tersebut yang telah dimasukkan dan terdapat sebuah database yang dapat mengecek orang yang masuk dan didalam perusahaan atau sekolah yang skrang sudah ada yang menerapkan teknologi ini untuk mencegah kecurangan dalam absen. Keuntungan menggunakan system ini adalh menghemat biaya dan waktu dalam hal absen. Jika dalam perusahaan seorang manajer dapat memantau karyawannya dengan melihat databasenya yang masuk dan tidak dan memmudahkan proses penggajian karyawan agar perusahaan tersebut tidak rugi

Kelebihan biometriksidik jari
  • Keunikan sidik jari karena setiap orang memiliki sdik jari yang berbeda-beda
  • Memberikan kenyamanan karena orang mudah untuk mengoperasikannya
  • Untuk keamanan masih relative karena masih dapat dipalsukan(plagiat/hack)

Kesimpulan
Jadi kesimpulan dari artikel ini adalah system absen yang masih manual masih banyak memiliki celah untuk karyawan bebuat kecurangan sehingga dibuatlah system yang baru dengan menggunakan sidik jari sebagai tanda pengenal yang memiliki keunikan dan juga memudahkan perusahaan dalam mengawasi karyawan yang sering bolos.

Saran
Saran untuk system ini mungkin tingkat keamanan nya di tingkatkan lagi agar tidak ada kejadian yang tidak di inginkan seperti pembajakan dan lain lain.

Referensi